Pesawat Sukhoi jatuh di gunung Salak

Pesawat Sukhoi jatuh di gunung Salak
Sukhoi Superjet-100 - RIA Novosti/Iliya Pitalev
Pesawat Sukhoi Jatuh di Gunung Salak
Selama 5 hari ini berita Nasional dipenuhi dengan berita Jatuhnya pesawat  canggih buatan negeri terkuat nomor dua didunia yaitu Rusia. Rusia dikenal Negara yang pandai memproduksi pesawat tempur canggih hingga saat ini, hanya saja untuk pesawat penumpang Rusia tidak sesukses didalam membuat pesawat tempur dan belum bisa mensejajarkan diri dengan Boing dan Air Bus.

Maka dalam kesempatan promosi pesawat penumpang , Rusia menawarkan pesawat berpenumpang 98 orang yang dinamai  Sukhoi Superjet 100 ke sejumlah Negara termasuk  Indonesia dan Negara Asia lainnya. Selama tur secara keseluruhan pesawat  dikemudikan oleh Alexander Yablontsev dan co-pilotnya Alexander Kochetkov. Alexander Yablonstsev adalah salah pilot paling berpengalaman di Rusia saat ini dan masuk akal Rusia memilih pilot terbaik karena menyangkut prestise bangsa dalam mempromosikan  pesawat barunya.

Dalam promosi tersebut Sukhoi terbang 2 kali,dalam penerbangan pertama Sukhoi mulus dan sukses terbang disaksikan banyak wartawan dan media masa juga orang-orang berkompeten dibidangnya.
Sukhoi Superjet 100 RA 36801 berangkat dari Landasan Udara Halim tanggal 9 Mei 2012 sekitar pukul 14.21 WIB untuk uji coba. Namun pesawat tersebut hilang kontak sekitar pukul 14.33. Saat hilang, pesawat berada di titik koordinat 06.43 menit 08 detik lintang selatan dan 106.43 menit 15 detik bujur timur di daerah Gunung Salak, perbatasan Bogor dan Sukabumi, Jawa Barat. Pesawat diperkirakan mengangkut 45 penumpang, enam di antaranya warga negara Rusia.

Selanjutnya bisa di tebak, berita mengejutkanpun menyertai hilangnya Pesawat Sukhoi yang sama sekali baru dan dipenuhi teknologi tinggi, semua orang terhenyak ternyata Sukhoi menabrak lerang gunung Salak  beberapa setelah hilang kontak dan jatuh berkeping-keping dijurang  yang dalamnya kurang lebih 500 meter dan kemiringan lerengnya hampir  90 derajat.

Setelah mengetahui berita bahwa
Pesawat Sukhoi Jatuh di Gunung Salak tersebut sanak famili yang mengetahui kerabatnya ikut dalam pesawatpun sontak histeris dan menangis, tidak yakin dengan apa yang terjadi. Tapi takdir Allah memutuskan lain, secanggih apapun jenis pesawat dan sepandai dan berjibun pengalaman pilot tidak bisa menjamin bahwa pasti suskes dan selamat bila Allah sudah mentakdirkan maka kita tidak akan bisa menghindar dan menolak, semua sudah menmpati garisnya masing-masing, manusia sebagai makhluk lemah bisanya hanya berdoa dan berusaha. Bagaimanapun musibah tetap meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan dan semoga diberi kekuatan dan ketabahan.

Dari sini bisa kita petik pelajaran berharga, bahwa hidup mati seseorang tidak ada yang tahu, maka jalan paling bijak adalah mempersiapkan bekal sebelum ajal menjemput sehingga jangan sampai sesal kemudian tiada guna.  
Sekian mengenai :
Pesawat Sukhoi Jatuh di Gunung Salak

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar untuk entry artikel di Blog Cinta, Pria dan Wanita