Puisi Cinta Patah Hati

Puisi Cinta Patah Hati
Puisi Cinta Patah Hati
Sejak kau berkata…”Putus sampai disini hubungan Cinta diantara kita”.
Ku bagai mendengar suara geledek di pagi hari yang sejuk.
Suasan sejuk pagi yang penuh tetesan embun didahan-dahan tiba-tiba saja menguap dan mengering.
Tergantikan padang pasir nan gersang tersapu badai pasir yang menyesakkan dada.


Demikian pula dengan hati dan cintaku…kering…gersang…lengang…rasa kesunyian tak bertepi.
Betapa menyiksa…menakutkan…. perasaan seperti ini kurasakan.


Apa yang salah padaku..
Atau kau tlah bosan padaku..
Atau ada orang lain yang tlah merebut cintamu.


Itulah pertama yang ku pikirkan…kenapa kau tega berbuat seperti ini padaku.
Apakah kesetiaan yang tlah kubangun dengan tertatih-tatih masih kau anggap kurang.
Atau kau tak merasakan ..kepedihan yang kurasakan saat ini.


Kemurungan tlah melingkupi hatiku….
Hari-hari harus kujalani dengan penuh kebosanan dan tanpa gairah.


Betapa datang silih berganti sahabat datang menasehati.
Tapi kehampaan cinta tak jua hilang dihatiku.
Tlah datang silih berganti  gadis-gadis cantik menggoda.
Tapi….mengapa hatiku seolah dingin dan beku.


Ah…..hati memang penuh teka-teki yang diri sendiripun kadang tak bisa memahami.
Tapi….kuyakin saatnya nanti…. kan tiba bahagia menghampiri….
Tuk…bisa menikmati indahnya Cinta…dan menggapai cinta sejati…
Walau saat ini dan sampai kapan Patah hati ini kan berlalu….ku tak tahu.
Sekian mengenai :
Puisi Cinta Patah Hati

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan berkomentar untuk entry artikel di Blog Cinta, Pria dan Wanita