Senin, 21 Mei 2012

Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan

Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Saat kamu datang kepada diriku dengan senyum terindah yang pernah kulihat.
Terasa jantungku  berdegup dengan sangat.
Tapi…aneh kamu hanya seperti tak melihat akan salah tingkahku.

Justru kamu seolah tak tahu bila ku sedang jatuh cinta kepadamu.
Bila aku memperhatikan kamu, seolah aku adalah sesuatu yang mengganggumu.
Bila…aku mengajak kamu bicara, kamu malah melamun seolah memikirkan hal lain.
Saat aku mencari perhatian dari kamu…dengan menggoda kawan karibmu.

Seolah kamu tak perduli dengan godaan itu.
Bukannya kamu cemburu atau merasa tersisihkan perhatian.
Kamu malah merasa senang dan mendorong-dorong kawanmu untuk
menanggapiku.

Tahukah kamu…dengan sikapmu itu terasa perih dan pedih hatiku.
Segala cara tlah kulakukan sekedar untuk dapat secuil perhatianmu.
Tapi sikap dan hatimu bagai sebongkah es beku yang membatu.

Apalagi bila aku sedang mengajak bicara sama kamu.
Tahu-tahu kamu melambaikan tangan pada kawan lelakimu.
Kutak bisa menebak akan sikapmu walau mungkin itu wajar bagimu.
Tapi…sungguh tertawamu dengan sahabat lelaki dihadapanku.
Tlah membuat luka dan cemburu hatiku.

Saat kuberanikan menyatakan cinta padamu, ekpresimu seperti tak ada perubahan.
Kau malah menganggapku hanyalah pria perayu.
Padahal aku sungguh tlah jatuh hati sama kamu.
Mengapa…kamu seperti itu padaku.
Walau begitu ku akan sabar menanti terbukanya hatimu.

By : Nur Wangkit

Sekian mengenai :
Puisi Cinta Bertepuk Sebelah Tangan
Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar